Analisis Fenomenologi Tentang Strategi Navigasi di Laut Lepas
DOI:
https://doi.org/10.59225/nt3nvg84Keywords:
Nahkoda, Cuaca Ekstrem, Strategi Navigasi, Fenomenologi, Keselamatan MaritimAbstract
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman nahkoda dalam menghadapi cuaca ekstrem di laut lepas serta menganalisis strategi navigasi yang dikembangkan dalam situasi krisis. Menggunakan pendekatan fenomenologi transendental, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam terhadap 10 orang nahkoda kapal niaga dengan pengalaman pelayaran minimal 5 tahun yang pernah mengalami kondisi cuaca ekstrem. Analisis data mengikuti prosedur Moustakas melalui tahapan horizonalization, reduction, clustering, serta penciptaan deskripsi tekstural dan struktural. Temuan mengungkapkan bahwa pengalaman nahkoda dalam cuaca ekstrem merupakan fenomena multidimensional yang melibatkan tegangan dialektis antara kontrol dan kepasrahan. Strategi navigasi yang dikembangkan mencakup tiga dimensi: teknis (penghindaran, pengurangan kecepatan, perubahan haluan), organisasional (pembagian tugas, komunikasi intensif), dan psikologis (manajemen stres, pemberian ketenangan kepada awak). Faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan meliputi faktor personal (pengalaman, kondisi psikologis), teknis (karakteristik kapal, jenis muatan), dan kontekstual (dukungan awak, tekanan komersial). Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pemahaman holistik tentang faktor manusia di sektor maritim serta mengisi kesenjangan literatur tentang aspek subjektif navigasi dalam kondisi ekstrem yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim global.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Matemar (Manajemen dan Teknologi Maritim)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







